Skip to content
Juni 29, 2012 / meteorafis

Jangka sorong

JANGKA SORONG

            Salah satu alat untuk mengukur panjang adalah jangka sorong, jangka sorong umumnya di gunakan untuk mengukur diameter dalam benda, misalnya diameter cincin pada gambar 1,1a. Jangka sorong juga dapat mengukur diameter luar sebuah benda, misalnya diameter kelereng pada gambar 1,1b.

 

            a. Mengukur diameter dalam                          b. Mengukur diameter luar

 

 

 

 

 

 

            Jangka sorong memiliki dua bagian utama, yaitu rahang tetap dan rahang sorong. Pada rahang tetap terdapat skala panjang yang di sebut skala utama, sedangkan pada rahang sorong terdapat skala panjang yang disebut skala vernier atau nenius.

            Skala nenius terdiri dari 10 bagian yang panjangnya 9mm, selisih satu skala utama dengan satu skala nonius sama dengan 1mm-0,9m. Selisih sebesar 0,1 mm inilah yang disebut ketelitian jangka sorong.

            Jadi, skala terkecil jangka sorong adalah 0,1mm atau 0,01cm. Bagaimana dengan ketelitian atau ketidakpastian jangka sorong? Ketelitian jangka sorong adalah setengah dari skala terkecilnya . Jadi, ketelitian jangka sorong adalah:

 

             x 0,1 mm = 0,05 mm       atau 0,005 cm.

 

            Dengan ketelitian 0,005 cm, maka jangka sorong dapat kita gunakan untuk mengukur diameter kelereng atau tebal keping logam dengan lebih teliti(akurat) .

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

           

Gambar 1.2 Jangka Sorong & Bagiannya

 

Perhatikan gambar 1,21(b). Angka 0 skala noniusberada setelah skala 4,7 cm. Skala utama. Ini berarti, diameter yang diukur 4,7……cm. Skala ke 4 pada skala nonius berimpit dengan salah satu skala utama. Sehingga selisih antara skala 4,7cm dengan skala 0 pada skala nonius sama dengan 0,1mm x 4 = 0,4mm.diameter yang diukur sama dengan :

 

                        4,7 cm  +  0,4 mm =  4,74 cm.

 

            Jangka sorong yang baru saja kita bahas adalah jangka sorong yang banyak kita junpai di labotorium sekolah. Saat ini sudah banyak beredar jangka sorong dengan ketelitian yang lebih tinggi, sampai 0,05 mm dan 0,01 mm .

 

            ” Kesimpulan ”

Jangka sorong adalah alat yang sangat tepat untuk mengukur benda-benda yang tidak terlalu kecil, dengan ketelitian sampai dengan 0,1 mm atau 0,01cm . Sedangkan alat untuk mengukur panjang benda yang lebih kecil, kita menggunakan micrometer sekrup yang memiliki ketelitian sampai dengan 0,01 mm atau 0,001 cm.

            Kegunaan-kegunaan dari jangka sorong adalah :

  1. Untuk mengukur diameter dalam suatu pipa.
  2. Untuk menukur diameter luar suatu pipa.
  3.  Untuk mengukur kedalaman pipa.

 

Cara mendapatkan ketelitian 0,1 mm, sebagai berikut:

 

  1. Pada skala utama 10 garis = 10 mm

Berarti:

            1 garis = 10/10 =1 mm…….(1)

      b.  Sedangka pada skala nonius juga 10 garis , tapi 9 mm.

            berarti:

                        1 garis =9/10 =0,9 mm……(2)

      c.  Berdasarkan (1) dan (2) : nilai 1 (satu) skala nonius = 1 mm – 0,9 mm = 0,1 mm.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: